
Peradaban islam dikenal sebagai perintis dalam bidang farmasi. Para ilmuwan muslim di era kejayaan Islam sudah berhasil menguasai riset ilimiah mengenai komposisi, dosis, penggunaan, dan efek dari obat-obatan sederhana dan campuran. Selain menguasai bidang farmasi, masyarakat muslim pun tercatat sebagai peradaban pertama yang memiliki apotek atau toko obat. Sharif Kaf Al-Ghazal dalam tulisannya bertajuk The Valuable Contributions of Al-Razi (Rhazes) in the History of Pharmacy During the Middle Ages, mengungkapkan, apotek pertama di dunia berdiri di kota baghdad pada tahun 754 m.
Sumber

0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.